Kata Nil Maizar Tentang Laga Melawan Borneo Besok

Pelatih Nilmaizar sedang memberikan instruksi kepada anak asuhnya (Foto: MO Semen Padang)

Padangkita.com – Semen Padang FC akan kedatangan tamu Borneo FC, dalam laga lanjutan GoJekTraveloka Liga 1 di Stadion H. Agus Salim, Padang, besok.

Usai menderita kekalahan perdana di kandang dari Bali United beberapa hari lalu, pelatih Nil Maizar langsung mengevaluasi seluruh pemain jelang pertandingan dengan Borneo.

“Jangan lengah, tetap fokus. Ini evaluasi pertandingan lawan Bali United lalu,” kata Nil, dalam konfrensi pers di Padang, Rabu (30/08/2017).

Pelatih berdarah Payakumbuh ini optimis skuat Kabau Sirah mampu bangkit dan merebut tiga angka dari Borneo. Pasalnya, seperti dikatakan Nil, kondisi tim saat ini sedang bagus.

Tidak ada pemain yang mengalami cidera berarti. Kalau pun ada, jelasnya, hanya Marcel yang sedikit cedera.

Hal terpenting menurut Nil, mental dan motivasi pemain tetap meningkat.

“Mudah-mudahan strategi kita bisa memenangkan pertandingan lawan Borneo,” ujarnya.

Pemain teranyar Semen Padang, Muchlis Hadi Ning pun menegaskan, semua pemain siap untuk pertandingan besok. “Semoga besok akan lebih baik,” tukasnya.

Lalu bagaimana dengan Borneo FC?

Berbeda dengan Nil, pelatih Iwan Setiawan, hanya berharap penampilan maksimal dari pemain, dengan tidak membebankan pemain target kemenangan.

Dia menekankan, pertandingan besok sangat penting, hal yang diharapkan menjadi pelecut bagi pemain untuk meraih poin.

“Jika dapat poin, akan membawa untuk game berikutnya,” ujarnya.

Menurutnya, pasca kekalahan dari Bali United, pastinya, tuan rumah pasti akan all out, sehingga harus diwaspadai.

“Kekuatan di liga 1 merata. Semua pemain perlu diwaspadai,” bilangnya.

Dalam laga besok, Borneo dipastikan tanpa kehadiran Diego Michiels karena mendapat hukuman. Sementara Asri Akbar cedera. Koko Wahyudi akumulasi kartu. Shane Smeltz juga tidak dibawa.

“Kita siap untuk laga besok. Saya tidak boleh lepas fokus sedikitpun dalam mengawal Riko,” tambah pemain Borneo, Abdul Rahman.