Jualan di Atas Trotoar, Lapak Pedagang Diamankan Satpol PP

Padangkita.com – Upaya memperindah dan menata Kota Padang sejumlah Infrastruktur dibenahi, salah satunya mengembalikan fungsi utama trotoar sebagai lokasi pejalan kaki. Hal itu dilakukan guna menunjang program Pemko Padang menjadikan Padang sebagai tujuan investasi dan pariwisata.

Padang semakin tacilak tiga tahun terakhir, kota yang dikenal dengan keramahan dan agamais ini Perlu melakukan pembenahan dari berbagai fasiltas umum dan infrasruktur Salah satunya adalah trotoar, yang mana trotoar tersebut tentu saja diperuntukan untuk pejalan Kaki, dengan trotoar yang bagus sehingga menambah daya tarik untuk orang lebih banyak datang dan betah di Kota Bengkuang ini.

Namun sayang, ada sebagian masyarakat yang tidak memahami hal demikian, bahkan trotoar yang sudah bagus tersebut sering dimanfaatkan untuk berjualan, membuat kota tampak kumuh, mereka juga telah melanggar Perda tentang Tertib PKL.

Pada Kamis (8/11) Petugas Penegak perda Pemko ini harus membongkar, beberapa lapak dan tenda, kursi milik PKL dan diamankan ke Mako Satpol jalan Tan Malaka Padang untuk selanjutnya ditepiringkan penertiban itu dilakukan petugas dibeberapa titik kota padang.

Seperti jaln Pulau Karam, Jalan Olo Ladang, Jalan Veteran, jalan Damar, jalan Diponegoro Dan Jalan Bundo Kandung.

Operasi yang dipimpin oleh Kasat Pol PP Yadrison, Berjalan aman dan lancar, kedepannya sangat diharapkan agar PKL ini tidak lagi Menempati Trotoar tersebut, Jika masih ada yang membandel Maka barang barangnya kita amankan lagi ke Kantor Satpol PP.

“Kita tidak melarang mereka untuk berjualan, silahkan berjualan namun carilah tempat yang tidak melanggar”, tegas Yadrison dikutip dari setkab, Kamis (08/11/2018).

Penertiban ini bertujuan untuk menata Kota Padang yang lebih baik mengingat semakin tingginya minat orang datang berkunjung di ke Kota Padang, dengan semakin banyaknya orang datang tentu perekonomian masyarakat semakin meningkat, pungkasnya.

Baca juga:
Presiden Jokowi : Kita Siapkan 10 Bali Baru Hadapi Revolusi Industri 4.0