Jalan Tol Padang – Bukittinggi Jadi Prioritas Proyek Strategis Nasional

Ilustrasi jalan (Foto: Ist)

Padangkita.com – Pengerjaan jalan tol Padang – Bukittinggi sejauh 80 kilometer menjadi  program Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional.

Jalan tol ini bisa menjadi jawaban atas kemacetan yang kerap terjadi di beberapa titik jalan yang menghubungkan kota dan kabupaten di Sumatera Barat.

Hal tersebut ditetapkan oleh presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 3 Tahun 2016 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional. Perpres ini ditandatangani Jokowi pada 15 Juni 2017 lalu.

“Terdapat 55 proyek baru dan hampir 200 proyek yang sebelumnya masuk kategori Proyek Strategis Nasional,” kata Jokowi.

Perpres tersebut juga menyebutkan sejumlah proyek yang masuk program Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, termasuk diantaranya proyek-proyek baru yang tersebar di seluruh wilayah tanah air dan salah satunya jalan tol yang menghubungkan Padang – Bukittinggi.

Proyek-proyek baru yang masuk program Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional itu diantaranya adalah:

1. Jalan Tol Waru (Aloha) – Wonokromo – Tanjung Perak, Surabaya, (18,2 km)
2. Jalan Tol Batu Ampar – Muka Kuning – Bandara Hang Nadim, Batam, (25 km)
3. Jalan Tol Sukabumi – Ciranjang – Padalarang, (61 km)
4.Jalan Tol Bukittingi – Padang Panjang – Lubuk Alung – Padang, (80 km)
5. Jalan Tol Yogyakarta – Bawen, DIY dan Jateng, (71 km)
6. Pembangunan Jalan Lingar Trans Morotai, (231,84 km)
7. Jalan Penghubung Gorontalo – Manado, (301,7 km)
8. Jalan Palu – Parigi, Sulawesi Tengah, (83,6 km)
9. Kereta Api Purukcahu – Bangkuang, Kalimantan Tengah;
10. Pembangunan rel kereta api Kalimantan Timur;
11. Kereta Api Jambi – Pekanbaru dan Jambi – Palembang;
12. Proyek revitalisasi Bandara Tjilik Riwut, Palanga Raya;
13. Proyek Pembangunan Bandara Sebatik, Kab. Nunukan, Kalimantan Utara;
14. Pembangunan rumah khusus di wilayah perbatasan secara nasional;
15. Pembangunan Pos Lintas Batas Negara di Kab. Timor Tengah Utara, NTT;
16. Percepatam Pembanunan Technopark secara nasional;
17. Pembangunan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu, di Talaud, Sulawesi Utara;
18. Proram Industri Pesawat Jarak Menengah N-245; dan
19. Program Industri Pesawat Jarak Menengah R-80 (bersumber dari nin anggaran pemerintah dan tanpa jaminan pemerintah.