Hujan Lebat dan Gelombang Tinggi Masih Ancam Sumbar

Hujan mengguyur kawasan wisata jam Gadang, Sabtu (15/04/2017).

Padangkita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan sedang hingga lebat masih akan mengguyur Sumatera Barat, Selasa (045/12/2017). Suhu di Sumatera Barat diperkirakan mencapai 18-30 derajat Celcius dengan kelembapan 80-95 persen.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Budi Iman Samiaji menyatakan beberapa wilayah di Sumatera Barat berpotensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada malam hingga dini hari. Potensi tesebut diperkirakan terjadi di wilayah Solok Selatan.

“Potensi hujan di Sumbar masih akan terjadi dalam 3 hari kedepan mulai hari ini, Senin-Rabu (04-06/12/2017),” katanya dalam rilis yang diterima Padangkita.com, Senin (04/12/2017).

Pada hari Senin pagi, menurut BMKG, hujan dengan kapasitas sedang akan terjadi di Pasaman Barat, Dharmasraya, dan Solok Selatan. Sedangkan Hujan Ringan berpotensi terjadi di Sawahlunto, Limapuluh Kota, Padang Pariaman, Padangpanjang, Padang, Sijunjung, Pasaman, Bukittinggi, dan Kabupaten Solok.

Pada siang hari, cuaca diperkirakan berawan kecuali di Dharmasraya dan Sijunjung yang berpotensi hujan ringan. Sedangkan pada malam hari, Padangpanjang dan Pasaman berpotensi diguyur hujan ringan.

Pada Selasa dini hari, hujan sedang berpotensi terjadi di Solok Selatan. Hujan ringan berpotensi terjadi di Solok, Padang Pariaman, Pariaman, Pesisir Selatan, Padangpanjang, Padang, Agam, dan Bukittinggi. Sementara itu untuk kecepatan angin diperkirakan mencapai 15 Km per jam.

Sementara itu, potensi gelombang dengan tinggi 0.50 – 1.25 Meter daerah Perairan Pesisir Barat kab. Pasaman Barat hingga Pesisir Barat Kab. Pesisir Selatan. Sedangkan potensi gelombang dengan tinggi 0.75 – 2.00 Meter diperkirakan terjadi di daerah perairan Pesisir Barat Bengkulu.

Potensi gelombang dengan tinggi 1.25 – 2.25 Meter daerah perairan barat Pulau Siberut, Pulau Sipora, Pulau Pagai Utara dan Selatan, dan Pulau Enggano.

Waspada gelombang dengan tinggi 2.00 – 2.50 Meter daerah Samudra Hindia Barat Kep Mentawai hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu.