Hujan 3 Hari ke Depan, Masyarakat Sumbar Diminta Waspada Banjir dan Longsor

Ilustrasi hujan (Foto: padangkita.com)

Padangkita.com – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geogifisika (BMKG) Padang Pariaman menyatakan bahwa dalam 3 hari ke depan bebarapa wilayah di Sumatera Barat maih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat.

Untuk itu BMKG meminta masyarakat untuk waspada terhadap potensi bencana yang bisa ditimbulkan oleh cuaca seperti banjir dan tanah longsor.

BMKG menyebutkan potensi hujan yang terjadi akibat pola tekanan rendah mengakibatkan terbentuknya daerah belokan angin di wilayah Pesisir pantai barat Sumbar. Hal tersebut mengakibatkan pertumbuhan awan awan hujan signifikan di wilayah pesisir pantai Sumbar.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Ketaping Padang Pariaman, Budi Samiaji mengatakan hujan juga akan meluas pada sore hingga malam hari terutama terjadi di wilayah Padang Panjang, Solok, Bukittinggi, Tanah Datar, Hingga wilayah Pasaman Barat.

“Wilayah yang berpotensi terjadi hujan adalah Kepulauan Mentawai, Kota Padang, wilayah Padang Pariaman dan Kota Pariaman, wilayah Tiku, Pesisir Selatan, Pasaman Barat dan sekitarnya,” katanya dalam siaran persnya, Sabtu (09/09/2017).

BMKG juga menjelaskan bahwa awan hujan terpantau diwilayah barat Mentawai pada pagi hari dan bergerak ke timur ke arah daratan Sumatera Barat pada siang hari.

Hal tersebutlah menimbulkan hujan intensitas sedang kadang lebat terjadi pada siang hari dan mulai berhenti pada sore hari.

“Hal itu yang menimbulkan hujan kadang lebat,” katanya.

Hal tersebut menurut Budi juga akan menyebabkan terganggunya penerbangan (delay) di Bandara Internasional Minangkabau dimana beberapa pesawat tujuan BIM divert ke bandara terdekat seperti Pekanbaru dan Medan.

BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat dengan masih terpantaunya pola tekanan rendah di barat Mentawai serta potensi hujan yang masih tinggi maka perlu kewaspadaan terhadap bencana yang bisa ditimbulkan akibat cuaca seperti banjir, Longsor di wilayah Padang, Solok, Padang Pariaman, Kota Pariaman, Tiku, Mentawai, Pasaman Barat, Kabupaten Agam, dan Pesisir Selatan, pungkas Budi

Baca juga:
Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Mato Aie,