Hingga April 2017, Polresta Padang Pecahkan 111 Kasus Narkoba

Ilustrasi (Foto/Ist)

Padangkita.com – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Padang menyatakan kasus penyalahgunaan narkoba terbesar di Padang dalam rentan waktu Januari-April 2017 adalah Lubug Begalung.

Narkoba Polresta Padang, Abriadi mengatakan polisi berhasil memecahkan 111 kasus dengan kasus terbanyak di Lubuk Begalung dnegan 21 kasus dan paling sedikit di Pauh dengan 5 kasus.

“Di Kecamatan Lubug Begalung dengan 21 kasus, Padang Barat 16 kasus, Kuranji 13 kasus, Padang Timur 12 kasus, Padang Selatan 12 kasus, Koto Tangah 10 kasus,” jelasnya.

“Sedangkan di kecamatan Koto Tangah 10 kasus, Padang Utara 9 kasus, Nanggalo 5 kasus, Bungus Teluk Kabung 5 kasus, Lubuk Kilangan 4 kasus dan Pauh 5 kasus,” tambahnya.

Dari 111 kasus tersebut polisi berhasil mengamankan 132 tersangka. Saat ini polisi terus memburu para pelaku penyalahgunaan Narkoba yang berada di setiap kelurahan, kecamatan, dan kampung-kampung.

“Tidak ada ampun bagi para pengedar narkoba,” tegasnya, seperti dikutip dari situs pemko.

Sebelumnya, Badan Narkotika Kota (BNK) Padang menyatakan penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang (narkoba) di kota Padang setiap tahunnya mengalami peningkatan.

Data BNK Padang mencatat pada periode Januari-April 2017, sebanyak 111 kasus Narkoba terjadi dan hal tersebut sudah sangat mengkhawatirkan.

“Pemerintah kota Padang terus gencar melakukan perang terhadap penyalahgunaan narkoba,” kata, Emzalmi yang juga wakil walikota Padang.

Emzalmi menjelaskan, pada tahun 2015 kasus penyalahgunaan narkoba mencapai 204 kasus sedangkan pada tahun 2016 mencapai 217 kasus.

Baca juga:
Hingga November 2017, KPPU KPD Medan Terima 5 Laporan dari Sumbar