Fakultas Hukum UNES Gelar Mubes

Padangkita.com – Fakultas Hukum Universitas Ekasakti – Akademi Akuntansi Indonesia (UNES-AAI) menggelar musyawarah besar alumni, Sabtu (22/09/2018).

Pelaksana Tugas (Plt) Rektor Otong Rosadi mengatakan alumni fakultas hukum merupakan terbanyak di Sumatera. Alumni tersebar di berbagai bidang seperti di lembaga eksekutif, legislatif dan yudikatif.

“Alumni ada yang menjabat Kepala BPN Riau, Wakil Kepala Kejaksaan Provinsi Jambi dan sejumlah instansi lainnya, ” ujar Otong Rosadi.

Ia menambahkan kemajuan yang telah diraih Unes selama ini tidak terlepas dari kontribusi alumni. Salah satunya, kontribusi alumni dalam memberikan masukan kepada civitas akademika.

” Dengan berkumpulnya alumni fakultas hukum di Mubes ini, diharapkan Ikatan Alumni dapat diperkuat. Dengan kekuatan alumni, tentunya kontribusi yang diberikan kepada universitas, bangsa dan negara juga terus ditingkatkan, ” jelas Otong Rosadi dalam acara yang juga dihadiri Ketua Yayasan Henry Mappesona.

Disisi lain, kata Otong Rosadi, semenjak tahun 2015, Unes sudah mempunyai sejumlah pusat studi. Antara lain, Pusat Kajian Hukum dan Otonomi Daerah (PKHOD), Pusat Kajian Ekonomi Syariah, Pusat Studi Hak Asasi Manusia, dan Pusat Kajian Sistem Peradilan Pidana.

” Dengan adanya pusat studi tersebut, kami juga sudah menjalin kerjasama dengan DPRD Kabupaten/Kota dalam hal bimbingan teknis kepada anggota dewan, ” jelasnya.

Ketua Panitia, Maiyulnita mengatakan melalui di kepengurusan yang baru ini pihaknya mengharapkan ikatan alumni semakin diperkuat. Musyawarah Besar Alumni Fakultas Hukum Universitas Ekasakti Padang ini dihadiri lebih kurang 350 orang, dari Angkatan l984 sampai dengan Angkatan 2017 sekiranya per Angkatan hadir sebanyak 10 orang.

Selain Mubes juga akan dilaksanakan Kuliah Umum bagi Mahasisa Baru Fakukultas Hukum dan Mahasiswa lama sebanyak 700 orang dengan menghadirkan pemateri Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Jambi DR. Yusfar, M.Hum juga Alumni Fakultas Hukum Universitas Ekasakti Padang.

Baca juga:
Pemko Padang Klaim Tawuran Antar Remaja Berkurang