Emzalmi-Desri dan Mahyeldi-Hendri Sepakat dengan Pilwako Badunsanak

Peserta Pilwako Padang 2018 berfoto dengan Komisioner KPU Padang, Selasa (13/02/2018). (Foto: J. Sastra)

Padangkita.com – Pemilihan Walikota Padang pada 27 Juni 2018 diprediksi oleh berbagai pihak akan berlangsung panas. Hal itu tidak terlepas dari majunya dua petahana Walikota Mahyeldi dan Wakil Walikota Emzalmi (keduanya sedang cuti) sebagai Cawako Padang periode 2019-2024.

Meski diprediksi akan berlangsung panas, paslon Cawako Emzalmi-Desri Ayunda dan Mahyeldi Ansharullah-Hendri Septa sepakat untuk melaksanakan Pilwako secara badunsanak. Kedua paslon akan berupaya menjaga pelaksanaan Pilwako Padang berjalan kondusif dan damai.

Cawako Mahyeldi mengharapkan kondisi Kota Padang tetap aman, damai, dan kondusif, meskipun akan segera mengadakan pesta demokrasi. Ia pun mengajak masyarakat untuk tetap kompak untuk kemajuan Kota Padang ke depannya.

“Mari kita bangun kebersamaan dan semangat badunsanak dalam memajukan Kota Padang. Insya Allah kita tetap akan bekerja sama dalam membangun Kota Padang yang lebih baik. Pesta demokrasi silakan berjalan terus, yang penting masyarakat harus tetap kompak,” ujar Mahyeldi, Selasa (13/02/2018).

Senada dengan Mahyeldi, Cawako Emzalmi juga mengharapkan Pilwako Padang bisa berlangsung secara badunsanak. Ia yakin Pilwako akan berlangsung secara aman dan damai karena masyarakat Kota Padang yang sebagian besarnya adalah orang Minangkabau menjunjung tinggi nilai kekerabatan dan kekeluargaan.

“Dua paslon yang maju sekarang sudah tidak asing lagi lah. Antara kami (Emzalmi dan Mahyeldi) pun sudah punya hubungan yang baik secara pribadi. Insya Allah tidak akan ada masalah,” ujar Emzalmi.

Agenda pengundian nomor urut peserta Pilwako telah selesai dilaksanakan KPU Kota Padang, Selasa (13/02/2018) siang, di Hotel Pantai Pangeran Padang. Hasilnya, Mahyeldi-Hendri mendapat nomor urut dua, sedangkan Emzalmi-Desri mendapat nomor urut satu.

Selanjutnya, Pilwako Padang akan memasuki tahap kampanye pada 15 Februari 2018. Sementara itu, untuk kampanye deklarasi kedua paslon Cawako Padang, kata Sawati, akan diundur dari 15 Februari menjadi 18 Februari atas keputusan KPU RI. Tujuannya agar kampanye deklarasi Cawako Padang bisa dilaksanakan serentak dengan daerah lainnya di Indonesia yang mengadakan Pilkada.

“Kita juga mengingatkan kedua paslon Cawako Padang untuk mematuhi aturan kampanye. Semoga kampanye nanti bisa berlangsung lancar, aman, dan damai,” ujar Sawati.

Baca juga:
77 Personel Polres Pariaman Jaga TPS