Bung Hatta ke Mentawai

Padangkita.com – Wakil presiden pertama Republik Indonesia, Muhammad Hatta pernah datang dan berkunjung ke Kepulauan Mentawai. Hal tersebut dibuktikan dengan sebuah foto yang muncul dalam Pameran Arsip Kabupaten Kepulauan Mentawai yang diadakan dalam rangka Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Kepulauan Mentawai di Tuapejat pada tgl. 4 Oktober 2017.

Salah satu agenda dalam rapat tersebut adalah ‘Penyerahan Citra Daerah [Kab. Kep. Mentawai] oleh Arsip Nasional Indonesia (ANRI)’. Arsip-arsip yang bernilai historis berupa foto dan dokumen tertulis mengenai Kepulauan Mentawai, termasuk foto-foto yang mendokumentasikan kunjungan Wakil Presiden RI Bung Hatta ke Kep. Mentawai pada pertengahan Mei 1952, dipamerkan di Tuapejat selama dua hari (4-5 Oktober 2017).

Dalam catatan dosen dan peneliti dari Universitas Leiden, Suryadi Sunuri menyatakan bahwa foto tersebut dan beberapa foto lainnya dikirimkan kepadanya oleh Marshalleh Adaz, Pengelola Galeri Arsip Statis (GAS) Kota Padang, yang diundang mewakili institusinya ke acara tersebut.

Terkumpulnya arsip-arsip sejarah mengenai Kab. Kep. Mentawai ini tak lepas dari kerja keras tak kenal lelah Kepala Dinas Kearsipan Kab. Kep. Mentawai, Dulsumarno, dan staf khususnya, Roeny.

Di bawah arahan Bupati Yudas Sabaggalet dan Wakilnya Kortanius Sabeleake, Dulsumarno dan Roeny merintis dan terus membina kerjasama dengan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Jakarta untuk mengumpulkan seluruh arsip dan dokumen yang terkait dengan Kepulauan Mentawai.

“Hasilnya: sebuah buku yang berjudul Arsip Citra Daerah Kabupaten Kepulauan Mentawai sudah diterbitkan dan telah diserahkan oleh ANRI kepada Pemerintah Kab. Kep. Mentawai,” kata Suryadi Sunuri dilansir dari laman pribadinya, Senin (02/04/2018).

Bung Hatta berkunjung ke Mentawai dalam rangka lawatan resmi beliau ke Provinsi Sumatera Tengah. Beliau berangkat dari Jakarta ke Padang pada hari Sabtu, 10 Mei 1952. Selama berada di Sumatera Tengah, selain ke Mentawai, Bung Hatta juga mengunjungi beberapa daerah lain: Kerinci, Pariaman, Padang Mengatas, Sawahlunto, Pekanbaru, Jambi, Indarung (dan pabrik semennya), Kayu Aro, Solok, dan Singkarak (Het nieuwsblad voor Sumatra, 23-04 & 13-05-1952).

Wakil Presiden Mohammad Hatta memulai kunjungan ke Mentawai pada 14 Mei. Selama berada Kep. Mentawai, beliau mengunjungi Sikabaluan, Siberut, Sioban, dan Sikakap (De nieuwsgier, 15-05-1952; JavaBode, 13-05-1952).

Dalam foto ini terlihat Bung Hatta mencoba memakai panah Mentawai. Foto koleksi ANRI, Kempen Sumatera Barat No. 520515 CC 4 ini dibuat pada tgl. 15 Mei 1952. Ada beberapa foto lain tentang kunjungan Bung Hatta ke Mentawai yang dipamerkan dalam rangka pameran tersebut.

Foto-foto itu mengabadikan kegiatan-kegiatan Bung Hatta selama berada di Kep. Mentawai, antara lain kunjungan beliau ke Sekolah Rakyat di Sikakap dan Sioban, dan rapat umum yang dihadiri beliau di Sikakap. Dalam kunjungan tersebut Bung Hatta juga meresmikan sebuah tugu (lihat: Madjalah Penerangan Sumatera Tengah, 1952).

Setelah kembali ke Padang, Bung Hatta masih mengunjungi beberapa daerah lagi di wilayah Sumatera Tengah, sebelum kembali ke Ibukota RI (Jakarta) pada tgl. 23 Mei 1952 (De nieuwsgier, 15-05-1952).

Pameran Arsip Kabupaten Kepulauan Mentawai yang diselenggarakan oleh Dinas Kearsipan Kab. Kep. Mentawai patut diapresiasi dan dicontoh oleh kabupaten-kabupaten lain di Indonesia.

Istimewanya: Mentawai yang dianggap wilayah pinggiran (periphery), dan masih sering diasosiasikan dengan budaya kelisanan (orality), justru menunjukkan kepeduliannya kepada pentingnya mengelola dan memelihara arsip.

Sementara kenyataan umum menunjukkan: banyak kota besar provinsi di negara ini malah abai terhadap pengelolaan dan penyelamatan arsip mereka.

Sebuah negeri tanpa arsip mungkin akan seperti orang buta berjalan dalam gelap. Pengelolaan arsip dan pandangan terhadapnya adalah salah satu indikator tinggi-rendahnya peradaban sebuah bangsa. (Sumber foto: ANRI, Kempen Sumatera Barat No. 520515 CC 4 ).