BPBD Pessel Diminta Siaga Hadapi Potensi Bencana

Ilustrasi air besar di Sungai (Foto: Ist)

Padangkita.com – Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pessel siagakan personil untuk menghadapi berbagai potensi bencana. Hal tersebut disebabkan meningkatknya intensitas hujan beberapa hari terakhir.

“Selain instruksi kepada BPBD, kita juga meminta informasi dari walinagari dan camat¬† terkait bencana alam yang terjadi di wilayah masing-masing, sehingga dapat ditangani dengan cepat,” katanya dikutip dari pesisirselatankab, Sabtu (13/10/2018).

Dikatakan, saat ini BPBD telah menempatkan sejumlah personil dibeberapa kecamatan. Dengan adanya personil dibeberapa kecamatan diharapkan mereka bisa bergerak cepat melakukan penanggulangan bencana yang terjadi, dan berkoordinasi dengan pihak terkait.

Lanjutnya, Pessel merupakan salah satu daerah yang rawan dilanda bencana alam seperti banjir, tanah longsor, abrasi pantai, gempa bumi dan lainnya.

Bahkan, sejumlah titik ruas jalan nasional lintas barat Padang-Bengkulu yang melintasi Pessel juga rawan dilanda banjir dan tanah longsor.

“Beberapa titik ruas jalan nasional yang rawan dilanda banjir dan tanah longsor itu berada di Siguntur, Jongah, Duku, Api Api, Selayang Pandang, Bukit Pulai, Batang Kapas dan Tapan,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, kini masyarakat Pesisir Selatan diimbau waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim seperti tingginya curah hujan yang terjadi beberapa hari belakangan ini. Bahkan, beberapa kawasan terendam banjir.

“Kami telah mengimbau masyarakat agar waspada terhadap kondisi cuaca beberapa hari terakhir, apalagi masyarakat yang bermukim di sepanjang daerah aliran sungai, pantai dan kawasan perbukitan. Solanya, dengan kondisi cuaca saat ini berpotensi terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor dan gelombang tinggi,” sebutnya.

Menurutnya, daerah Pessel berada di sepanjang pantai dan memiliki sedikitnya sepuluh aliran sungai besar yang melintasi beberapa kecamatan yakni Batang Tarusan, Bayang, Jalamu, Surantiah, Kambang, Linggo Sari Baganti, Inderapura, Tapan, Lunang dan Silaut.

Baca juga:
Pejabat Tanah Datar Ikuti Revolusi Mental