BPBD Padang Uji Coba Aktivasi Sirene Bencana 2 Kali Sebulan

Simulasi bencana gempa dan tsunami di Kota Padang. (Foto: dok. padangkita.com)

Padangkita.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang akan uji coba aktivasi sirene 2 kali sebulan. Hal tersebut dalam rangka peningkatan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana gempa dan tsunami.

Kepala BPBD Kota Padang mengatakan uji coba akan dilakukan setiap bulan pada tanggal 13 dan 26 pukul 10.00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

“Kalau sirine berbunyi sementara tidak ada gempa, berarti kita sedang uji coba aktivasi sirine pada jam dan tanggal tersebut. Jadi masyarakat jangan panik,” ujar Kepala BPBD Kota Padang Edi Hasymi, dikutip dari humas, Jumat (19/10/2018).

Lebih lanjut dijelaskan, uji coba sirine perlu dilakukan untuk melihat kondisi sirine, apakah masih dalam kondisi berbunyi maksimal atau tidak, hidup atau mati, serta mengukur jarak bunyi sirine yang harus terdengar dalam radius 300 meter.

“Saat ini kita punya 20 buah sirine. Sirine akan berbunyi selama 1 menit saat uji coba aktivasi sirine”, ucap Edi.

Ditambahkannya, kesiapsiagaan terhadap bencana memerlukan kepedulian, pemahaman dan kesadaran masyarakat akan perlunya mitigasi bencana, yaitu upaya untuk mengurangi risiko bencana, baik melalui pembangunan fisik maupun penyadaran dan peningkatan kemampuan menghadapi ancaman bencana.

Baca juga:
Hasrat Menghubungkan Sumbar-Riau Dengan Kereta Api