Baru 31 Persen SMA Terapkan UNBK di Sumbar

Siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMAN 10 Padang (Foto: Aidil Sikumbang)

PadangKita – Pelaksanaan ujian berbasis komputer (UNBK) untuk Ujian Nasional tingkat SMA di Sumatera Barat masih belum merata, karena keterbatasan peralatan.

“Belum merata, sebagai contoh di Padang saja dari 16 sekolah negeri hanya 6 yang UNBK, kabupaten/kota lain juga begitu. Tahun depan kita targetkan 100 persen,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, saat meninjau pelaksanaan UN di SMAN 10 Padang, Senin (10/4/2017).

Irwan mengatakan penggunaan UNBK di Sumbar baru sekitar 31 persen, sisanya masih didominasi penggunaan kertas dan pensil.

Ia menilai masih belum meratanya pelaksanaan ujian berbasis komputer, karena keterbatasan anggaran untuk pengadaan, juga kurang kreatifnya sekolah untuk mencari peralatan pelaksanaan ujian.

“Tahun depan 100 persen. Penyebabnya mungkin, karena anggaran yang terbatas, atau kurang kreatif mencari,” ujarnya.

Irwan menyebutkan dari 497 SMA yang ada di Sumbar baru 160 sekolah baik negeri maupun swasta yang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer, atau hanya sekitar 31 persen dari jumlah keseluruhan.

Dari 160 SMA yang melaksanakan UNBK itu tercatat diikuti 22.700 siswa lebih. Sisanya, sekitar 30.300 siswa lebih dari 337 SMA masih menjalankan ujian secara manual atau menggunakan kertas dan pensil.

Secara umum, ia menyatakan pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA hari pertama di daerah itu berlangsung aman dan lancar.

Meski pelaksanaan UNBK tahun ini belum merata, namun tingkat kepesertaan sudah meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. (Aidil Sikumbang)