Antispasi Gejolak Saat Pilkada, Polda Sumbar Gelar Deklarasi Damai

Kapolda Sumbar, Fakhrizal (Foto:Aidil Sikumbang)

Padangkita.com – Mengantisipasi pertikaian dan gejolak saat pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada), Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar deklarasi pilkada badunsanak atau pilkada bersaudara.  Acara ini melibatkan seluruh pasangan calon dari 4 daerah yang bakal bertarung di pilkada Juni mendatang.

Selain itu, polda sumbar juga membentuk tim cyber troops dan satuan tugas (satgas) anti politik uang, serta memantau pelaksanaan kampanye di rumah ibadah dengan pengerahan dua pertiga personil. Kapolda Sumbar, Fakhrizal mengatakan deklarasi yang dilaksanakan pada hari ini sebagai sebagai upaya terciptanya pilkada yang damai tanpa konflik.

“Pilkada yang damai baik sesama calon maupun tim sukses dan pendukung,” katanya kepada wartawan, Rabu (21/02/2018).

Menurutnya, seklarasi tersebut diinisiasi oleh polda sumbar. Deklarasi juga diikuti oleh pemerintah provinsi sumba,  tokoh lintas agama, serta sejumlah organisasi masyarakat dan kepemudaan serta TNI. Dirinya berharap pilkada di Sumbar dapat berjalan dengan lancar dan tidak ada masalah berarti yang nantinya ditemui di lapangan.

“Saya yakin warga Sumbar ini sangat dewasa dan rasional dalam Pilkada. Beberapa kali Pilkada di tempat kita tidak pernah ada masalah. Mudah-mudahan sampai dilantik situasi tetap kondusif,” tambahnya.

Pilkada serentak di sumbar berlangsung di empat kota yaitu Padang,  Pariaman, Sawahlunto dan Padang Panjang.

Menurutnya, polda sumbar akan menyiapkan 1.600 personil yang disebar di empat kota tersebut. Angka ini juga ditambah oleh dua pertiga kekuatan masing–masing polres.

“Selain pengerahan personil  juga telah dibentuk satgas anti politik uang, tim pengawasan hoax dan media sosial serta pengawasan kampanye di rumah – rumah ibadah,” jelas kapolda.

Sementara itu, wakil gubernur sumbar, Nasrul Abit menegaskan agar Aparat Sipil Negara (ASN) untuk bersikap netral dalam pelaksanaan pilkada nantinya.

(Aidil Sikumbang)