634 Ribu Pelamar CPNS Perebutkan 13.720 Formasi Penjaga Tahanan

Ilustrasi ASN (Foto: Setkab.go.id)

Padangkita.com – Hingga penutupan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Mahkamah Agung dan Kemenkumham tercatat 634.131 orang yang mendaftar untuk melamar di 13.720 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Penjaga Tahanan di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Sementara untuk formasi CPNS di Mahkamah Agung (MA), dari 30.715 pendaftar yang memasukkan lamaran, sebanyak 28.707 pelamar mengincar posisi sebagai Calon Hakim untuk formasi Umum.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat sejumlah 299.370 orang melakukan registrasi akun tanpa melanjutkan ke proses pemilihan formasi dan pengisian data, sehingga otomatis dinyatakan gugur sebelum diverifikasi.

Selanjutnya, verifikator di Kemenkumham dan MA akan melakukan seleksi administrasi terhadap berkas yang diunggah dan/atau diterima melalui pos. Hasil verifikasi ini sesuai jadwal akan diumumkan pada Selasa (05/09/2017) besok.

Selain Penjaga Tahanan, formasi lain di Kemenkumham yang menjadi favorit pelamar adalah Analis Keimigrasian Pertama, dimana terdapat 171.880 pelamar yang akan memperebutkan 2.049 formasi.

Selanjutnya, 36.926 pelamar yang memperebutkan 13 formasi Pemeriksa Paten Pertama; 32.203 pelamar yang memperebutkan 15 formasi Auditor Pertama; dan 32.213 pelamar memperebutkan 13 formasi Pemeriksa Merek Pertama.

Adapun 1 (satu) formasi Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin diincar oleh 2 (dua) pelamar; demikian juga dengan 1 (satu) formasi Dokter Spesialis Anestesi Pertama yang diincar oleh 2 (dua) pelamar; dan 1 (satu) formasi Dokter Spesialis Penyakit Dalam Pertama diperebutkan oleh 9 (sembilan) pelamar.

Sementara dari 30.715 pelamar di Mahkamah Agung, sebanyak 28.707 pelamar mengincar 1.484 formasi Calon Hakim; 130 pelamar mengincari 32 formasi untuk Putra/Putri Papua dan Papua Barat; dan 1.878 pelamar mengincari 168 formasi yang disediakan untuk Lulusan Terbaik.

Baca juga:
Lalai Soal THR, ini Sanksi yang Akan Dijatuhkan Pemerintah