5 Warga Terluka Akibat Jembatan Putus di Lubuk Alung

Sebuah truk jatuh dari jembatan yang putus di Nagari Sikabu Kecamatan Lubuk Alung, Kab. Padang Pariaman, Senin (14/8/2017). (Foto:Istimewa)

Padangkita.com – Sedikitnya lima warga luka – luka dan sejumlah kendaraan rusak, akibat putusnya jembatan di Korong Kayu Gadang, Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Aluang, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (14/87/2017). Jembatan ambruk juga mengakibatkan tiga sepeda motor dan satu unit truk, rusak setelah jatuh ke bawah jembatan, saat melintas.

Menurut Kapolres Padang Pariaman AKBP Eri Dwi Hariyanto, jembatan yang menghubungkan Nagari Sikabu dengan Lubuk Alung ini putus sekira pukul 15.30 Wib, setelah turunnya hujan dengan intensitas tinggi.

“Akibat dari runtuhnya jembatan tersebut, lima orang luka – luka dan dilarikan ke Puskesmas Lubuk Alung. Selain itu ada empat kendaraan roda dua dan roda empat yang ikut  jadi korban karena jatuh,” ujar Kapolres.

Lima korban akibat ambruknya jembatan, masing – masing Tiara Putri Ningsih (13), pelajar MTsN Sintoga, Kec. Lubuk Alung, mengalami sakit di pinggang. Lara Putri Yulisman (19), siswa  SMA 1 Batang Anai, luka lecet di dahi, hidung, jari telunjuk sebelah kiri, punggung dan jari kaki sebelah kanan. Kemudian Nita Sri Wulandari (19) Pelajar SMA 1 Batang Anai, patah tulang di rahang atas dan luka robek pada bagian kepala atas dan dagu. Korban kemudian di rujuk ke RS. Muhammad Jamil Padang.

Baca juga : Ini Dugaan Penyebab Ambruknya Jembatan Sikabu Lubuk Alung 

“ Winda Suspita 33 tahun, PNS Bapedda Padang Pariaman, lecet pada bibir, sakit di bagian dada dirujuk ke RS. M Jamil Padang, sementara Misrizal, 45 tahun yang berprofesi tukang ojek, warga Kampung Paneh Koto Sungai Sarik, tangan kanan dan dada kirinya sakit “ ujar Kasubag Humas Polres Padang Pariaman, Iptu Irwan Sikumbang.

Dari data yang dikumpulkan Humas Polres Padang Pariaman, empat kendaraan yang jatuh yaitu, Honda beat warna Putih BA 2348 FV, Honda merk Vario warna Hijau BA 2773 FP, Honda Revo BA 3801 FU, serta dump truk Hyundai warna biru BG 8144 EC.

Akibat putusnya jembatan, warga dari Sikabu dan sebaliknya harus berputar sejauh empat kilometer karena jembatan tidak bisa lagi digunakan.

Baca juga:
Banjir, Ketinggian Air Capai 1,5 Meter di Mato Aie,