42 Ribu Peserta Ikuti SBMPTN di Padang

Pelaksanaan ujian tulis berbasis komputer di Fakultas Ekonomi UNP, Selasa (8/5/2018). (Foto: Fitri Aziza)

Padangkita.com – Dalam rangka memantau pelaksanaan ujian tulis Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2018 di wilayah 1 Panitia Lokal (Panlok) 17 Padang, panitia melakukan kunjungan ke beberapa lokasi ujian, Selasa (8/5/2018).

Kunjungan ini dilakukan oleh pimpinan Universitas Andalas (Unand), Universitas Negeri Padang (UNP), dan Institut Seni Indonesia Padang Panjang serta jajaran panitia.

Berdasarkan laporan dan tinjauan yang dilakukan, Rektor Unand, Tafdil Husni menyampaikan bahwa pelaksanaan ujian di Panlok 17 Padang berjalan lancar. “Dari pantauan panitia, pelaksanaan ujian sesuai dengan harapan kita,” paparnya.

Ujian tulis SBMPTN di Panlok 17 Padang diikuti oleh 42.316 peserta. Jumlah ini terdiri atas peserta ujian berbasis cetak (UTBC) dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK).

Jumlah peserta UTBC adalah 41.326 orang, yang terdiri atas 15.463 peserta memilih kategori sains dan teknologi, 17.239 untuk kelompok sosial humaniora, dan 8.628 peserta kelompok ujian campuran.

Sementara itu, jumlah peserta UTBK adalah 990 orang, dengan rincian kelompok sains dan teknologi 337 orang, sosial humaniora 447 orang, dan campuran 206 orang.

Dari total jumlah tersebut, delapan peserta ujian yang hadir adalah berkebutuhan khusus, dengan jenis kebutuhan khusus tuna rungu, tuna wicara, tuna netra, dan tuna daksa.

Selain ujian tulis, Rektor ISI Padang Panjang, Novesar Jamarun menambahkan bahwa peserta yang memiliki program studi bidang seni dan keolahragaan harus mengikuti ujian keterampilan pada 9 dan 11 Mei 2018 di perguruan tinggi yang diambil.

“Peserta yang memilih program studi di ISI Padang Panjang wajib hukumnya ikut ujian keterampilan di kampus ISI Padang Panjang,” imbuhnya.

Terkait daya tampung untuk SBMPTN di UNP, Rektor UNP, Ganefri, menjelaskan bahwa UNP menerima 40 persen. “Pemerintah mengatur kuota minimal untuk SBMPTN adalah 30 persen. Kita menerima 40 persen, yaitu sekitar 4000 kita terima,” jelas Ganefri.

Sementara itu, untuk total daya tampung program sarjana di Unand 2018 adalah sebanyak 5.411 orang, dengan alokasi 30 persen untuk SNMPTN, 40 persen SBMPTN, dan 30 persen mandiri. Jumlah yang diterima dari masing-masing jalur masuk, yaitu 1.651 orang SNMPTN, 2.160 orang SBMPTN, dan 1600 orang mandiri. (Adv)

Baca juga:
Pemerintah Siapkan 1000 Beasiswa bagi Dosen