345 Lembar Uang Palsu Beredar di Sumbar Tahun ini

Ilustrasi Uang Palsu

Padangkita.com – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat setidaknya menemukan 345 lembar uang palsu hingga triwulan ketiga tahun ini. Jumlah tersebut terdiri atas 154 lembar uang pecahan Rp100 ribu, 163 lembar uang Rp50 ribu, 22 lembar uang Rp20 ribu, 3 lembar uang Rp10 ribu, dan 3 lembar uang Rp5 ribu.

Jumlah tersebut jauh menurun bila dibandingkan dengan tahun lalu (selama empat triwulan).  Pada 2016, setidaknya ditemukan sebanyak 759 lembar uang palsu yang terdiri atas 440 lembar uang pecahan Rp100 ribu, 241 lembar uang Rp50 ribu, 65 lembar uang Rp20 ribu, 9 lembar uang Rp10 ribu, dan 4 lembar uang Rp5 ribu.

“Uang yang dipalsukan masih uang pecahan lama. Uang pecahan baru belum ada ditemukan,” ujar Kepala KPw BI Sumbar Endy Dwi Tjahjono, Jumat (15/12/2017).

Meskipun mengalami penurunan, BI Sumbar akan terus melakukan pencegahan penyebaran uang palsu. Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng pihak kepolisian dan lembaga-lembaga berwenang lainnya.

Endy pun mengimbau masyarakat untuk waspada dan teliti dalam menerima uang. Bagi masyarakat yang butuh uang baru untuk Natalan, diharap untuk menukarkan uang ke tempat-tempat resmi, seperti BI, bank, dan BPR. Penukaran uang di pinggir jalan/tempat tidak resmi, selain akan dibebankan biaya tambahan, uang yang diterima juga berkemungkinan disisipi dengan uang palsu.

“Masyarakat kami harapkan lebih waspada dan teliti dalam menerima uang untuk mengantisipasi beredarnya uang palsu. Selalu ingat 3D, dilihat, diraba, dan diterawang,” ujarnya.