3 Pesawat Tempur F-16 Latih Terbang di Langit Sumbar

Pesawat F-16 di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) Padang (Foto: Aidil Sikumbang)

Padangkita.com – Tiga pesawat temput jenis F-16 latihan terbang di langit Sumatera Barat, Kamis (23/11/2017). Latihan tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan serta kemampuan dalam melaksanakan penerbangan navigasi.

Komandan Skadron Udara F-16, Letkol Pnb Nur Alimi mengatakan kegiatan  tiga pesawat F-16 dari skadron satuan tempur Lapangan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin tersebut merupakan rangkaian kegiatan latihan satuan ‘bido jelajah’. Latihan ini dilakukan selama dua hari Rabu-Kamis (22-23/11/2017) dengan melajah tiga daerah di Indonesia.

“Hari pertama dimulai dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru menuju Tarakan Kalimantan Utara. Hari kedua dari Tarakan menuju pangkalan udara terdepan yaitu Sumbar,” jelasnya, Kamis (23/11/2017).

Dirinya menjelaskan ada 3 pesawat dengan tujuh penerbang yang ikut serta latihan tersebut. Dengan latihan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan terbang dan navigasi dengan lebih baik.

“Ada tiga pesawat dengan tujuh penerbang, nanti setiap penerbang saling bergantian. Dengan latihan ini, tentu nanti akan bisa meningkatkan kemampuan kita dalam terbang bernavigasi,” katanya.

Tiga pesawat F-16 terbang bebas di langit Sumbar hari ini. Setelah berputar-putar dengan kecepatan tinggi, pesawat jet tempur itu kemudian mendarat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Sebelum mendarat (landing), tiga pesawat F-16 Skadron itu sempat terbang rendah di BIM. Sebanyak tiga kali pesawat F-16 Skadron mencoba landasan dengan terbang di ketinggian rendah hingga kembali terbang tinggi dan akhirnya bersandar di BIM.

Komandan Danlanud Sutan Sjahrir, Padang, Kolonel Pnb Eko Sujatmiko mengatakan, dalam latihan ‘bido jelajah’ tersebut juga berguna untuk pihaknya mempersiapan operasional dalam penerbangan.

“Latihan ini untuk meningkatkan kemampuan terbang bernavigasi. Sedangkan dari kita (Lanud Sutan Sjahrir) berperan untuk mengasah kemampuan persiapan dalam penerbangangan,” ulas Kolonel Pnb Eko Sujatmiko.

Diungkapkannya, dipilihnya BIM sebagai landasan pesawat  F-16 Skadron karena merupakan wilayah Sumbar dan memiliki landasan yang tepat. Selain F-16 Skadron, tambahnya, juga mendarat satu pesawat Herculles yang datang dari bandara Halim Perdana Kusuma yang membawa beberapa pasukan teknisi.

Setelah menjelajah wilayah Sumatera Barat, pihaknya kemudian kembali menuju ke Lanud Roesmin Nurjadin Provinsi Pekanbaru.

(Aidil Sikumbang)