Mayat Laki-Laki Tanpa Identitas Ditemukan Mengambang di Batang Agam

Padangkita.com – Penemuan sesosok mayat laki-laki yang mengapung dalam kondisi tertelentang di Sungai Batang Agam, tepatnya di Jorong Bancah, Nagari Kamang Ilia, Kecamatan Kamang Magek, Kabupaten Agam, menimbulkan kepanikan dan pertanyaan bagi warga sekitar, Rabu (9/5/2018).

Informasi yang diperoleh, mayat ini pertama kali ditemukan oleh salah seorang warga yang kebetulan melintas di pinggiran Sungai Batang Agam, sekira pukul 14.00 WIB, dan langsung melaporkannya pada Jorong setempat.

Wali Jorong Bancah Syafran Jamil mengatakan, besar kemungkinan mayat laki-laki ini bukanlah warga daerah sini, karena tidak ada laporan dari warga yang merasakan kehilangan anggota keluarganya.

“Dilihat dari fisiknya, kemungkinan mayat ini sudah berhari-hari berada di dalam Sungai Batang Agam, karena baunya sudah busuk, dan kondisi fisiknya sudah tidak jelas lagi,” ulasnya.

Pada kesempatang yang sama Wali Nagari Kamang Ilia Khudri menuturkan, diduga mayat laki-laki itu berusia diatas 30 tahun, dan kondisinya sudah nyaris hancur, sehingga sulit untuk mengenali siapakah dia itu, belum lagi identitasnya juga tidak ditemukan.

“Mayat itu pertama kali ditemukan oleh warga yang kebetulan melintas dan melaporkannya ke pihak Jorong setempat, dan laporan itu sampai pada saya, serta selanjutnya kami menghubungi pihak Kepolisian Sektor Tilatang Kamang,” jelasnya.

Saat ditemukan sambung Khudri, mayat ini hanya memakai kaos warna hijau dan ditemukan dalam posisi telentang, dengan fisik yang demikian menimbulkan pertanyaan dari warga sekitar, siapakah gerangan sosok mayat itu.

Di tempat Terpisah, Kapolsek Tilatang Kamang Iptu Pitrus yang dihubungi melalui telpon selulernya menyebutkan, setelah mendapat laporan dari Wali Nagari, Bhabinkantibmas dan Tim Identifikasi Polres Bukittinggi langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

“Usai melakukan oleh TKP dan mengumpulkan keterangan saksi, mayat itu langsung diangkat dan dimasukkan ke dalam kantung mayat, dan diangkat bersama bantuan warga sekitar, selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Achmad Mochtar untuk proses identifikasi selanjutnya,” ulas Kapolsek.

Hingga sore tadi sambung Pitrus, identitas mayat masih diselidiki, mayat berada dalam kondisi hancur karena diperkirakan sudah lebih tiga hari berada di dalam air.

Baca juga:
Begini Mau Jokowi Soal Pesawat Produksi Anak Negeri

“Kepada seluruh Jorong yang berada di wilayah Polsek Tilatang Kamang, diminta untuk memberitahukan warga, kalau ada yang kehilangan anggota keluarga, disamping pihak kepolisian juga akan terus mencari identitas korban dan keluarga bersangkutan,” tukasnya.

Guspra Koto